Showing posts with label My Whole Life. Show all posts
Showing posts with label My Whole Life. Show all posts

Tuesday, 10 September 2013

Last Trimester, Hari-hari Terakhir di Perut Ummi

Dari mulai pemilihan calon abi-nya, sampai ketika dia dewasa, setiap ibu akan memberikan yang terbaik untuk anak2nya. Kali ini, dalam tahap ini, yaitu proses melahirkan, saya-pun ingin memberikan yang terbaik untuk anak pertama kami. Di antaranya:
34w
  1. Memberikan stimulus sejak pertama kali kami tahu, dia telah hadir di rahim saya. Al Qur'an is da best Stimulan dan nutrition.. :)
  2. Memberikan semua nutrisi yang dia perlukan untuk tumbuh dengan baik.
  3. Mempersiapkan kelahiran yang minim trauma
  4. Memberikan nama yang baik dan indah
  5. Mempersiapkan semua keperluan dedek paska lahiran
  6. Mempersiapkan ASI eksklusif 

HPL saya 19 September insya Allah, hari ini tanggal 10 September, itu artinya masih ada waktu sekitar 9 hari lagi untuk kami mendidik si dedek dalam rahim. Well, 9 hari ini tidak akan saya sebut 'menanti' karena menanti lebih pada tindakan menunggu, tanpa ada aksi. Sedangkan kami ingin mengoptimalkan waktu yang ada dengan mengisinya dengan pendidikan dini untuk si dedek. 

1. Mengajak Janin Bicara

    Saya bicara dengan dedek, apa saja yang menjadi harapan kami untuk dedek.
  • Bahwa, abi dan umminyua ingiiin sekali kelak dedek bisa menjadi seorang hafidz Qur'an. Aamiin.
  • Bahwa kami ingin  dedek tahu sejak dini Allah Tuhannya, Rasulullah Muhammad SAW tauladannya, dan Qur'an pedomannya.
  • Kami ingin, si dedek, memnggunakan kelebihannya yang baik, sesuai dengan namanya Muhammad Khairy Zaidan- untuk meninggikan izzatul Islam. Kalau kata abinya, mengibarkan panji-panji Allah di bumi-Nya. Aamiin yaa Robbal 'alamiin..
  • Kami ingin agar si dedek menjadi ahli ibadah, ahli Qur'an, ahli strategi, ahli orasi, dll (banyak kelebihan yang baik)
  • Kami ingin, agar, apapun pilihan hidup dedek, mau jadi apapun dia, yang penting dedek bisa pinter ngaji dulu, bisa hafidz
  • Bahwa abi dan ummi, sangat ingin kami bertemu dalam kondisi fisik yang baik, Abi sehat, ummi sehat, dedek juga sehat..

2. Melakukan senam Hamil

Kelelahan fisik yang luar biasa pada trimester terakhir ini, tidak boleh menjadi penghalang saya untuk beraktifitas, seperti membuat pesanan bunga dan bros, beres2 rumah, mengasuh adek yang masih kecil dll. Untuk itu saya rajin melakukan senam-senam ibu hamil. Beberapa gerakan memang baru, tapi kebanyakan gerakan sudah sangat saya hafal, sama seperti streching da warming up sebelum latihan Tae Kwon Do.


3. Melakukan Pijat Perineum

Pijat ini akan meminimnalisir perobekan jalan lahir. Dengan memijat daerah di sekitar anus dan Mrs. V secara rutin,akan menambah elastisitas jalan lahir.

4. Positive Affirmation

Gelombang cinta dari janin, mungkin sebagian ibu akan takut menghadapinya. Tapi percaya bahwa rasa sakit tidak akan melebihi dari kemampuan si ibu untuk menghadapinya. Untuk itu sangat diperlukan ilmu, ruh, dan fisik yang prima dalam mempersiapkan kelahiran dengan baik.

Mengupayakan gentle Birth, berawal dari keyakinan akan kemampuan tubuh dan jabang bayi untuk bersinergi menghasilkan gerakan alami dalam persalinan.  Percaya dengan kuasa Allah akan hal ini? Absolutelly..

Allah telah menciptan tubuh ini dengan sangat sempurna. Ia telah di desain sedemikina rupa, sehingga mampu mengandung, melahirkan dengan baik. Otot-otot rahim, hormon, plasenta, semua Ia ciptakan dengan tanpa cela. 

Jabang bayi pun siap bekerja sama dengan umminya untuk lahir kedunia. Yang bisa ummi lakuikan adalah mempersiapkan jalan lahirnya..

Dengan gentle birth, ini juga akan meminimalisasi trauma bagi ummi dan dedek. Cz, kami ingin punya banyak anak, minimal 7 orang. :D :D. So, proses kelahiran anak pertama harus minim trauma.. :D . Dengan banyak anak, investasi akhirat pun akan semakin banyak, jika kita bisa mendidik mereka dengan baik. Persah saya denganr dari guru ngaji saya, bahwa energi yang dikeluarkan untuk mendidik 1 anak dan 10 anak, sama besarnya.. :)

Tuesday, 14 May 2013

Baju Akad dan Walimah


Momen (semoga) sekali seumur hidup ini, menjadi sangat spesial bagi setiap orang. Tidak jarang banyak orang yang rela menguras tabungan bertahun-tahun hanya untuk mewujudkan pesta pernikahan yang unforgetable.. Termasuk saya. Tapi tabungan saya tdk banyak.. :D Jadi tetep harus hemat.


Jelas, ajaran Islam tidak membenarkan adanya pemborosan, kesia-siaan dan kemusyrikan dalam perayaan pernikahan. So, bagi saya, dan mungkin banyak teman2 lain, menjadi PR tersendiri ketika merancang dan mengorganisasi sebuah walimah.

Hemat, syar'i dan unforgetable.. Itu yang di inginkan... 

Di dalam posting ini, khusus saya akan lebih banyak cerita tentang baju saya...  Gimana saya membuatnya,, here we goooo... :)

Warna

Dominasi hijau pada dokorasi
Pilihan saya jatuh pada warna hijau.. Selain, Hijau adalah warna yang sangat disukai Rasulullah selain putih, hijau menggambarkan kecintaan saya akan lingungan (thanks SAM SDA LH PI). Green building, green investment, green energy, green infrastructure, green transportation, green technology dll berhasil mempengaruhi selera warna, yang tadinya suka banget ma biru donker alias biru Teknik Undip :) menjadi hijau.. :D

Kombinasi hijau tua, hijau kuncup (saya lebih suka menggunakan kata hijau kuncup, dari pada hijau pupus (: ), putih dan emas, menjadi warna dominan dalam pernikahan saya. Baju akad, baju walimah, dekorasi, souvenir pernikahan, dll.

Jenis Kain


Akad --> Jenis kain yang saya pakai adalah satin sutra hijau kuncup, bahannya tidak terlalu glossy, dan tidak menerawang. Untuk hiasan saya pakai brokat emas  (lupa namanya) , chiffon hijau kuncup, sebagai lapisan luar baju akad dan pashmina saya. + Peci hitam utk mempelai pria.


Walimah --> Saya pakai outer, bisa disebut blazer, dari brokat juga, warnya ijo daun, untuk penutup kepala, saya pakai kain tile polos warna hijau daun juga. Trys untuk aksen, di kepala dan ikat pinggang, menggunakan kain seperti jilbab paris.

Kain-kain yang digunakan

Konsep

Konsep yang saya pakai adalah, bahwa baju akad dan baju walimah adalah baju yang sama, tetapi BEDA

Untuk Mempelai Wanita

 Lebih soft dan teduh untuk baju akad, tetapi agak glamour untuk baju walimah.. saya memakai dominan warna hijau kuncup yang lembut untuk akad. Dan untuk walimah ditambah seperti blazer atau cardigan kebaya untuk outer-nya, den gaun akad sebagai inner-nya... Maaf saya ga punya sketnya.. Tapi bisa di bayangkan kan? Tapi kurang lebih kaya gini deh..






Untuk Mempelai Pria

Sket untuk baju mempelai Pria
Baju untuk akad dan walimah juga sama, hijau pupus, tetapi saat walimah ditambah dengan jas sebagai outer-nya, di tambah dengan penutup kain warna hijau tua


Sama tapi beda.. :D










Realisasi Baju Akad

Baju Akad Mempelai Wanita

Searching2, banyak yana bagus dan bikin ngiler, tapi karena terlalu banyak, saya putuskan untuk memakai desain dari salah satu butik yang cukup terkenal.. Saya pakai gaun ini saat akad.

Warnanya hijau kuncup, tidak kalah dengan putihm untuk menciptakan kekhidmatan saat akad.

Kerudung dan Accesorries


Untuk penutup kepala, saya pakai inner jilbab putih polos merek Salimah.. :) bahannya lembut dan jatuh, dan tidak panas, jadi enak untuk dijadikan inner. Trus pashmina, dari bahan chiffon, warna hijau kuncup.. Ukurannya cukup besar, 2 m x 1 m, kuranglebih.. Sengaja, biar ntar kl periasnya hias macam-macam, tetep bisa lebar dan syar'i 

Oya, untuk innernya, saya kasih kain brocade warna emas.. Memang agak mahal, 1m Rp 100.000, tapi saya cuma beli 0,5m. Cukup untuk saya pakai sebagai embelishment di baju akad (saya dan suami) dan di jilbab akad-nya...

Untuk accesorries, silakan lihat koleksi di Hana Nahla Fabric Art, klik di sini.

Pemilihan Brocade


Yang penting dalam memilih brokat ini adalah, motif-nya.. Kl bisa yang bentuknya bisa memanjang, jadi kl di potong untuk hiasan, tetep bisa mengikuti motifnya..


Baju Akad untuk Mempelai Pria


Untuk yang pria, sangat simple,, nothin' special untuk desainnya, tapi sangat special, karena saya sendiri yang pilih warna, brokat, dan desainnya.. 

Daaan, saya bikin sendiri peci-nya pakai jahit tangan. Karena beberapa penjahit yang saya mintain tolong, menolak, dengan alasan tidak ahli, ga punya jarum tebel dsb.. Oke, i'll did it! Not too bad... :D

Bahan:
1. Peci item biasa
2. Kain satin sutra, sisa dari bahan baju akad
3. Brokat emas

Alat
1. Gunting
2. Jarum
3. Benang senada
4. Jarum pentul

Cara Bikin
1. Tinggal covering peci item pakai kain sutra, jahit.
2. Brokat di gunting sesuai motif dan ukuran peci, jahit.

Alhamdulillah, jadi juga baju akad kami, tepat H-1 saya ambil di penjahit,.. Ga sempet fitting! :D

Untuk pemesanan baju walimah dsn aksesori : Hand bouquet, headpiece, brooch, cincin, souvenirs dll. Silakan Whatsapp 0818-0889-4476 untuk komunikasi lebih lanjut. Terimakasih 

Thursday, 20 December 2012

5 Poin


6 minggu pernikahan, hanya ini yang bisa saya tuliskan, meski mungkin kata tak akan bisa ungkapkan, apa sebenernya yang saya rasakan.

-          Dialah Nafas Baru

Luka di hatinya menjadi kepedihan saya. Kecewanya menjadi koreksi besar untuk saya. Marahnya menjadi perbaikan diri saya. Senyum dan tawanya menjadi kupu-kupu di hati saya.. 

-          Dialah Sang ‘Belahan’

Seseorang yang Allah pilihkan, seperti  sepatu sebelah. Tidak lebih bagus, tidak lebih buruk, tidak lebih besar, dan tidak lebih kecil, sangat pas, karena Dia Yang Mencipta.

-          Dialah Sigaring Nyawa’

Nyaman berada di sampingnya. Karena, memang dia yang membuat diri merasa sempurna dengan segala kelemahan dan kelebihan, tak ubahnya adalah agar sama-sama belajar

-          Dialah Pahlawan Saya

Tiada lagi merasa, diri ini sanggu melakukan apapun sendirian, karena akhirnya memiliki seseorang yang harus diminta pendapat mengenai sesuatu. Dan saya baru mengerti saya tidak melakukan semuanya sendirian, seperti memasang kapstok dan menggeser lemari.  

      Dialah Suami, Imam, Sahabat, Partner dan Guru Saya

           :)

Thursday, 25 October 2012

Undangan Walimatul 'Ursy Kikin dan Gafur

Berawal dari keinginan, agar undangan bisa bermanfaat untuk yang membacanya, agar tidak di buang setelah di baca, saya mencaoba mendesainnya seperti tabloid.. Cari kontennya gampang, banyak referensi yang menjelaskan tentang bagaimana Walimah yang syar'i.. Saya ambil dari buku Bahagianya Merayakan Cinta dari Ust. Salim..



Halaman 1 dan 4


Halaman 2-3


Finishing...

Finishing
Punya ide lain agar, undangan lebih bermanfaat, ga di buang, dan murah meriah? ^^

Wednesday, 1 August 2012

Three Mega Project


Ada 3 Megaproyek yang sedang Chic jalankan:
1. Walimah
2. Pemenangan HNW.
3. Penilaian Kapasitas dan Kebutuhan untuk Penangan Perubahan Iklim.

Ketiganya harus optimal, berjalan beriringan, tanpa ada yang terdzalimi, pengalaman di kampus agaknya menjadi pelajaran berharga buat Chic untuk bisa menjalankan semua peran dengan baik. Bismilah.. 
1. Menikah
   Menjelang lamaran, persiapan yang dilakukan mungkin tidak terlalu ribet. Yang bisa Chic lakukan:
a. Persiapan ruhiyah
b. Uang, saya harus bantu-bantu ibu meskipun kecil. Sebagai wujud tanggung jawab Chic
c. Membantu ibu, apa aja, termasuk mungkin meminta tetangga untuk nemenin lamaran Chic.

Untuk persiapan walimah, persiapan dikit-dikit udah Chic lakukan.
a. Warna baju dan tema/konsep nikah nanti.
b. Cincin nikah
c. Undangan
d. Baca buku (apapun!)

2. Pemenangan HNW
DS, agenda2 partai, halaqoh, jalasah2 J. Faktor terbesar dalam diri Chic untuk memsukseskan hal yang 1 ini adalah, malas! Dan hanya bisa Chic atasi dengan kekuatan ruhiyah, dan kekuatan ruhiyah hanya bisa diraih dengan menjaga ibadah yaumiah kita. Semangat Chic!
Ups, ada yang terbalik. Semua aktifitas itu hanya sebabai output dari apa yang menjadi input selam ini. Jadi jangan sampai terbalik. Tarbiyah dulu baru PKS.

3. Kajian Kapasitas dan Kebutuhan untuk Penanganan PI
     Proyek yang ketiga ini, saat tulisan ini ditulis, sedang dalam penyusunan Bab IV  tentang kapasits teknologi energi, dan Bab V tentang kapasitas Pertguruan Tinggi terkait dengan kemampuan lembaga-lembaga penelitiannya dalam upaya mitigas perubahan iklim di sektor energi.
Semoga di akhir tahun ini, kajian bisa terlaksana dan terwujud sesuai dengan harapan. Aamiin..

Oke, itulah ketiga mega proyek Chic saat ini..

Thursday, 26 July 2012

...:::::: Floral Decotrashion:::::....

" Bosan Jadi Pegawai"
Acara  di TransTV ini, sangat mengisnpirasi. Yosh! Saya pengen jadi entrepreneur! Titik. Karena saya calon ibu, so, it must to be a mompreneur! Bingung juga, tadinya mw mulai dari mana, biasa para entrepreneur itu, menjalankan bisnisnya sesuai dengan hobi dan kesukaanya kan suatu aktifitas.

Bee Mompreneur


Jujur, saya bingung juga, kl ditanya hobi saya. Banyak soalnya.. Well, saya list aja deh..
1. Olah raga

Tae Kwon Do, is my blood (tapi dul
Senam PKS! Love it so much! ^^
Terutama bela diri (Tae Kwon Do), senam (SKJ dan PKS) dan renang (Lagi belajar gaya Punggung ^^). Gak tahu, kenapa saya bisa mirip banget sama bapak, masalah olah raga. Mulai dari Badminton, Tinju, Senam, Bola, Renang, dan Lari! Semua olah raga yang bapak suka, saya juga suka. Kecuali bola kali ya, saya gak terlalu suka bola (bola sepak, bola voli, bola basket, saya gak terlalu interest, cz saya gak bisa, hehehe). Padahal bapak gak pernah ngajarin, tapi namanya buah gak akan jauh dari pohonnya, mungkin itu peribahasa yang pas buat saya , dan adek2 terkait dengan penurunan sifat ini.
 
2. Menjahit
Satin fabric flower, love love it!
Sukaaa bgt jahit, meskipun gak bisa pk mesin jahit tapi, suka lupa waktu kl udah ketemu kain, jarum ma  benang. Jahit apa aja, sampai benerin dompet ma tas juga sering, sampai keluarga bilang merek saya, "SOL KIKIN, terima reparasi Tas, Dompet dan Baju Anda!" Haha.. :D. Terakhir, saya sedang demam, bikin bunga dari kain dan di jahit, lucu dan seru cara bikinnya..


3. Bikin Print Ad
Meski masih amateur, tapi kl udah di depan corel, sama, bisa lupa waktu! Terakhir, saya bikin buletin undangan (atau undangan buletin ya, what ever deh..).Konsep intinyas, saya bikin undangan  dengan konsep mirip buletin. Saya  sukaa ma undangannya, cz ada floral art-nya, hitam putih di atas kertas daur ulang. Saya banget deh.. Haha..Kurang lebih kaya gini deh.. >>>




4. Bikin sesuatu dari Barang Bekas
Sayang rasanya melihat botol-botol bekas madu yang bagus plastik bungkus sabun cair, yang warnanya soft dan kuat, liat tissue roll paper yang banyakkk terbuang sia-sia. I must Be Doin' Somethin' Right! Tadaaaa.. Jadilah tas extra large yang elegan abizz, jadilah sampul buku dari bungkus sabun cair yang lucu dan wangiiii banget, daan jadilah dekorasi dinding dari kertas rol tisu.. Yay, alhamdulillah..cantik kan, itu gambar bukan bikinan Chic si, tapi di kosan, ada dekorasi yang serupa ma gambar disamping.. Saya punya yang lebih cantik, bentuknya kupu-kupu dan bunga juga ada..

5. Bikin Vas dari Clay
Ni keterampilan baru yang baru Saya pelajari. Alhamdulillah produk I ga buruk2 amat, Vas-nya cantik, warnanya natural dan gambarnya bagus, ada spiralnya, ada bunga dan daunnya (cz saya yang bikin..hehee)

6. Bikin Puisi!
Beneran, saya suka nulis puisi juga, kl pikiran lagi ruwet, terus saya gak tahu bagaimana menuangkannya lewat tulisan yang kronologis, saya tulis aja Puisi! Cz beneran! Nulis puisi tidak perlu kita perlu menstrukturkan masalah, apa yang ada tertuang gitu aja, mengalir mengikuti kata hati (ha :D)

Kata para pakar itu, untuk menghasilkansebuah inovasi diperlukan kombinasi. So, dengan melihat uraian hobi saya, koq nemu sesuaitu pola yang muncul ya.. Aha! BUNGA! Saya suka bunga ternyata, hmmmm baru tahu.. :D. Well, nemu sudah satu kata kunci untuk menemukan bakat dan kecenderungan. And then, saya ternyata suka dengan KEINDAHAN dan ESTETIKA. Very very  love love ama yang namanya Interior and soft furniture. Tapi lebih cinta lagi, ma ENVIRONMENT!. Oh ya! eureka!! BUNGA, ESTETIKA, dan LINGKUNGAN.

Lingkungan >> sampah >> barang bekas >> trash
Keindahan + interior + estetika >> dekorasi >> decoration
Bunga >> Floral
Finally....


...:::::: Floral Decotrashion:::::....


Dan kata orang, golongan darah B seperti saya, biasanya, akan semangat mengerjakan sesuatu di awal, jadi kl lagi semangat, bisa meluap-luap, tapi kl udah agak lama, mungkin akan jadi lupa, akhirnya semangat itu akan sirna begitu aja, seiring dengan berjalannya waktu.. Saya akan gambar logonya dan move and move!!!

Tapi saya ndak akan begitu..Insya allah..

Monday, 7 May 2012

Membangun Keluarga ala Rasulullah

Re Post!
Baca artikel takut ilang, yaudah posting ulang aja di blog sendiri, swaktu2 butuh tinggal baca..Alhamdulillah.. Dapat ilmuu.. 
Nikah merupakan sunnah Rasul yang sangat sakral, karenanya nikah juga merupakan ikatan yang sangat kuat yang dalam istilah Al-Qur’an disebut dengan mitsaqon ghalizho (QS 4:21) yang kata ini digunakan juga untuk menyebut perjanjian antara para Nabi dengan Allah Swt dalam mengemban perjuangan da’wah (QS 33:7). Oleh karena itu pernikahan dan walimatul arusy harus dilaksanakan yang sesuai dengan ajaran Islam. Karena itu pernikahan jangan sampai dinodai dengan hal-hal yang bernilai maksiat. Sesudah pernikahan berlangsung, kehidupan berumah tanggapun harus dijalani dengan sebaik-baiknya meskipun tantangan dan godaan menjalani kehidupan rumah tangga ala Rasulullah SAW sangat banyak.
Untuk menjalani kehidupan rumah tangga ala Rasulullah SAW, ada beberapa hal yang harus mendapat perhatian suami dan isteri.

1. Memperkokoh Rasa Cinta.
Cinta merupakan perekat dalam kekokohan kehidupan rumah tangga, bila rasa cinta suami kepada isteri atau sebaliknya telah hilang dari hatinya, maka kehancuran rumah tangga sangat sulit dihindari. Oleh karena itu suasana cinta mencintai harus saling ditumbuh-suburkan atau diperkokoh, tidak hanya pada masa-masa awal kehidupan rumah tangga, tapi juga pada masa-masa selanjutnya hingga suami isteri mencapai masa tua dan menemui kematian.
Rasulullah Saw sebagai seorang suami berhasil membagi dan menumbuh-suburkan rasa cinta kepada semua isterinya sehingga isteri yang satu mengatakan dialah yang paling dicintai oleh Rasul, begitu juga dengan isteri yang lainnya.
Berumah tangga itu diumpamakan seperti orang yang sedang berlayar, ketika pelayaran baru dimulai, kondisi di kapal masih tenang karena disamping penumpangnya betul-betul ingin menikmati pelayaran itu, juga karena belum ada kesulitan, belum ada ombak dan angin kencang yang menerpa, tapi ketika kapal itu telah mencapai lautan yang jauh, barulah terasa ombak besar dan angin yang sangat kencang menerpa, dalam kondisi seperti itu saling mengokohkan rasa cinta antara suami dengan isteri menjadi sesuatu yang sangat penting dalam menghadapi dan mengatasi terpaan badai kehidupan rumah tangga. Pernikahan dilangsungkan dengan maksud agar lelaki dan wanita yang mengikat hubungan suami isteri dapat memperoleh ketenangan dan rasa cinta. Allah berfirman yang artinya : “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menjadikan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS 30:21). 

2. Saling Hormat Menghormati.
Saling cinta mencintai itu harus diperkokoh dengan saling hormat menghormati, suami hormat kepada isteri dengan memberikan penghargaan yang wajar terhadap hal-hal baik yang dilakukan isterinya, begitu juga dengan isteri terhadap suaminya dengan menerima apa-apa yang diberikan suami meskipun jumlahnya tidak banyak.
Awal-awal kehidupan rumah tangga selalu dengan masa romantis yang segalanya indah, bahkan adanya kelemahan dan kekurangan tidak terlalu dipersoalkan, romantisme memang membuat penilaian suami terhadap isteri dan isteri terhadap suaminya menjadi sangat subyektif. Tapi ketika rumah tangga berlangsung semakin lama mulailah muncul penilaian yang obyektif dalam arti suami menilai isteri atau isteri menilai suami apa adanya. Dulu ketika masa romantis, kekurangan masing-masing sebenarnya sudah terlihat tapi tidak terlalu dipersoalkan, tapi sekarang kekurangan yang tidak prinsip saja dipersoalkan, dalam kondisi seperti itulah diperlukan konsolidasi hubungan antara suami dan isteri hingga masing-masing menyadari bahwa memang kekurangan itu ada tapi dia juga harus menyadari akan adanya kelebihan.
Dalam kehidupan rumah tangga Rasulullah Saw, beliau telah mencontohkan kepada kita betapa beliau berlaku baik kepada keluarganya, dalam satu hadits beliau bersabda : “Orang yang paling baik diantara kamu adalah yang paling baik dengan keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR. Thabrani).

3. Saling Menutupi Kekurangan.
Suami dan isteri tentu saja memiliki banyak kekurangan, tidak hanya kekurangan dari segi fisik, tapi juga dari sifat-sifat. Oleh karena itu suami isteri yang baik tentu saja menutupi kekurangan-kekurangan itu yang berarti tidak suka diceriterakan kepada orang lain, termasuk kepada orang tuanya sendiri.
Meskipun demikian dengan maksud untuk konsultasi dan perbaikan atas persoalan keluarga kepada orang yang sangat dipercaya, maka seseorang boleh saja mengungkapkan kekurangan sifat-sifat suami atau isteri.

4. Kerjasama Dalam Keluarga.
Dalam mengarungi kehidupan rumah tangga tentu saja banyak beban yang harus diatasi, misalnya beban ekonomi, dalam hal ini suami harus mencari nafkah dan isteri harus membelanjakannya dengan sebaik-baiknya dalam arti untuk membeli hal-hal yang baik dan tidak boros. Begitu juga dengan tanggung jawab terhadap pendidikan anak yang dalam kaitan ini diperlukan kerjasama yang baik antara suami dan isteri dalam menghasilkan anak-anak yang shaleh. Kerjasama yang baik dalam mendidik anak itu antara lain dalam bentuk sama-sama meningkatkan keshalehan dirinya sebagai orang tua karena mendidik anak itu harus dengan keteladanan yang baik, juga tidak ada kontradiksi antara sikap bapak dengan ibu dalam mendidik anak dan sebagainya. Keharusan kita bekerjasama dalam hal-hal yang baik difirmankan Allah yang artinya : “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS 5:2).

5. Memfungsikan Rumah Tangga Secara Optimal.
Masa sesudah menikah juga harus dijalani dengan memfungsikan keluarga seoptimal mungkin sehingga rumah tangga itu tidak sekedar dijadikan seperti terminal dalam arti anggota keluarga menjadikan rumah sekedar untuk singgah sebagaimana terminal, tapi semestinya rumah tangga itu difungsikan sebagai tempat kembali guna menghilangkan rasa penat dan memperbaiki diri dari pengaruh yang tidak baik serta memperkokoh hubungan dengan sesama anggota keluarga.
Oleh karena itu keluarga harus dioptimalkan fungsinya seperti masjid dalam arti rumah difungsikan juga sebagai tempat untuk mengokohkan hubungan dengan Allah Swt dan sesama anggota keluarga sehingga bisa dihindari sikap individual antar sesama anggota keluarga.
Disamping itu rumah juga harus difungsikan seperti madrasah yang anggota keluarganya harus memperoleh ilmu dan pembinaan karakter sehingga suami dan isteri diharapkan berfungsi seperti guru bagi anak-anaknya yang memberikan ilmu dan keteladanan yang baik.
Yang juga penting dalam kehidupan sekarang dan masa mendatang adalah memfungsikan keluarga seperti benteng pertahanan yang memberikan kekuatan pertahanan aqidah dan kepribadian dalam menghadapi godaan-godaan kehidupan yang semakin banyak menjerumuskan manusia ke lembah kehidupan yang bernilai maksiat dalam pandangan Allah dan rasul-Nya.
Mewujudkan rumah tangga ala RAsulullah SAW merupakan sesuatu yang tidak mudah, banyak sekali kendala, baik internal maupun eksternal yang harus dihadapi. Namun harus diingat bahwa kendala yang besar dan banyak itu bukan berarti mewujudkan rumah tangga ala Rasulullah SAW tidak bisa, setiap kita harus yakin akan kemungkinan bisa membentuk rumah tangga ala Rasulullah SAW, kalau kita sudah yakin, maka kita dituntut membuktikan keyakinan itu dengan kesungguhan. Hal ini karena melaksanakan ajaran Islam memang sangat dituntut kesungguhan yang sangat.
Akhirnya untuk meraih kehidupan rumah tangga yang bahagia, ada baiknya kita telaah hadits Rasul saw berikut ini : “Empat perkara yang merupakan dari kebahagian seseorang, yaitu: mempunyai pasangan yang shaleh/shalehah, mempunyai anak yang berbakti, mempunyai teman yang shaleh dan mencari rizki di negerinya sendiri.” (HR. Dailami dari Ali ra)

Sumber : http://ikadijatim.org/membangun-keluarga-ala-rasulullah/